Wednesday, May 19, 2010

Apa itu balanced Scorecard ?

Balanced Scorecard adalah sebuah perencanaan strategis dan sistem manajemen yang digunakan secara ekstensif dalam bisnis dan industri, pemerintah, dan organisasi nirlaba di seluruh dunia untuk kegiatan usaha untuk menyelaraskan visi dan strategi organisasi, meningkatkan komunikasi internal dan eksternal, dan memantau kinerja organisasi terhadap strategis tujuan. Itu berasal oleh Drs. Robert Kaplan (Harvard Business School) dan David Norton sebagai kerangka pengukuran kinerja yang strategis menambahkan non-ukuran kinerja keuangan tradisional metrik keuangan untuk memberikan para manajer dan eksekutif yang lebih 'seimbang' pandangan kinerja organisasi. Sementara frase balanced scorecard diciptakan pada awal tahun 1990-an, akar dari jenis ini pendekatan yang mendalam, dan termasuk karya perintis General Electric pada pengukuran kinerja pelaporan di tahun 1950-an dan pekerjaan proses Perancis insinyur (yang menciptakan Tableau de Bord - secara harfiah, sebuah "dashboard" ukuran kinerja) di bagian awal abad ke-20.

Balanced Scorecard telah berevolusi dari awal digunakan sebagai kerangka pengukuran kinerja yang sederhana untuk penuh perencanaan strategis dan sistem manajemen. Yang "baru" scorecard seimbang mentransformasikan organisasi rencana strategis dari menarik tetapi pasif dokumen ke dalam "berbaris perintah" untuk organisasi sehari-hari. Menyediakan kerangka kerja yang tidak hanya menyediakan pengukuran kinerja, tetapi membantu perencana mengidentifikasi apa yang harus dilakukan dan diukur. Ini memungkinkan para eksekutif untuk benar-benar melaksanakan strategi mereka.

Pendekatan baru ini manajemen strategis pertama kali rinci dalam serangkaian artikel dan buku oleh Drs. Kaplan dan Norton. Mengenali beberapa kelemahan dan ketidakjelasan dari pendekatan manajemen sebelumnya, pendekatan scorecard yang seimbang memberikan resep yang jelas mengenai apa yang harus perusahaan untuk mengukur 'keseimbangan' perspektif keuangan. Seimbang Scorecard adalah sebuah sistem manajemen (bukan hanya suatu sistem pengukuran) yang memungkinkan organisasi untuk menjelaskan visi dan strategi mereka dan menerjemahkannya ke dalam tindakan. Menyediakan umpan balik di sekitar kedua proses bisnis internal dan eksternal hasil dalam rangka untuk terus meningkatkan kinerja dan hasil strategis. Ketika sepenuhnya dikerahkan, Balanced Scorecard mentransformasikan perencanaan strategis dari latihan akademis ke pusat saraf suatu perusahaan.

Kaplan dan Norton menggambarkan inovasi yang seimbang scorecard sebagai berikut:

"The Balanced Scorecard tetap mempertahankan ukuran keuangan tradisional. Tapi ukuran finansial menceritakan peristiwa masa lalu, cerita yang memadai untuk usia industri perusahaan yang investasi dalam jangka panjang kemampuan dan hubungan dengan pelanggan tidak penting untuk kesuksesan. Ukuran finansial ini tidak memadai, namun , untuk menuntun dan mengevaluasi perjalanan perusahaan abad informasi yang harus membuat untuk menciptakan nilai masa depan melalui investasi pada pelanggan, pemasok, karyawan, proses, teknologi, dan inovasi. "



PerspektifBalanced Scorecard menunjukkan bahwa kita melihat organisasi dari empat perspektif, dan untuk mengembangkan metrik, mengumpulkan data dan menganalisis itu relatif terhadap masing-masing perspektif ini:

The Learning & Growth Perspective
Perspektif ini meliputi pelatihan karyawan dan sikap budaya perusahaan yang berkaitan dengan individu dan korporasi baik perbaikan diri. Dalam pengetahuan-organisasi pekerja, orang-orang - satu-satunya repositori pengetahuan - adalah sumber daya utama. Dalam iklim saat ini perubahan teknologi yang cepat, hal ini menjadi penting bagi pekerja pengetahuan berada dalam mode belajar yang berkesinambungan. Metrik dapat ditempatkan untuk membimbing manajer dalam dana pelatihan yang berfokus di mana mereka dapat membantu yang paling. Dalam setiap kasus, pembelajaran dan pertumbuhan merupakan dasar penting bagi keberhasilan setiap organisasi pekerja pengetahuan.

Kaplan dan Norton menekankan bahwa 'belajar' lebih daripada 'pelatihan', tetapi juga mencakup hal-hal seperti mentor dan tutor dalam organisasi, serta bahwa kemudahan komunikasi di antara pekerja yang memungkinkan mereka untuk segera mendapatkan bantuan pada sebuah masalah ketika diperlukan . Ini juga mencakup alat-alat teknologi; apa kriteria Baldrige sebut "sistem kerja kinerja tinggi."

Perspektif Proses Bisnis
Perspektif ini mengacu pada proses bisnis internal. Metrik didasarkan pada perspektif ini memungkinkan para manajer untuk mengetahui seberapa baik bisnis mereka berjalan, dan apakah produk dan jasa sesuai dengan persyaratan pelanggan (misi). Metrik ini harus hati-hati dirancang oleh mereka yang tahu proses ini paling akrab; dengan misi-misi unik kita ini bukanlah sesuatu yang dapat dikembangkan oleh konsultan luar.

Perspektif Nasabah
Filosofi manajemen baru-baru ini telah menunjukkan peningkatan realisasi pentingnya fokus pelanggan dan kepuasan pelanggan dalam setiap bisnis. Ini adalah indikator utama: jika pelanggan tidak puas, mereka akhirnya akan menemukan pemasok lain yang akan memenuhi kebutuhan mereka. Kinerja yang buruk dari perspektif ini dengan demikian merupakan indikator utama penurunan masa depan, meskipun gambar keuangan saat ini mungkin terlihat baik.

Dalam mengembangkan metrik untuk kepuasan, pelanggan harus dianalisis dalam hal jenis pelanggan dan jenis-jenis proses yang kami menyediakan produk atau layanan kepada orang-orang kelompok pelanggan.

Perspektif Keuangan
Kaplan dan Norton tidak mengabaikan kebutuhan tradisional data keuangan. Pendanaan yang tepat waktu dan akurat data yang akan selalu menjadi prioritas, dan manajer akan melakukan apa saja yang diperlukan untuk menyediakannya. Bahkan, sering ada lebih dari cukup penanganan dan pengolahan data keuangan. Dengan pelaksanaan database perusahaan, diharapkan bahwa lebih dari proses tersebut dapat terpusat dan otomatis. Tetapi intinya adalah bahwa penekanan pada keuangan saat ini mengarah pada "tidak seimbang" situasi yang berkaitan dengan perspektif lain. Ada mungkin perlu menyertakan tambahan data yang terkait dengan keuangan, seperti penilaian risiko dan biaya-manfaat data, dalam kategori ini.
Strategi Pemetaan

Strategi peta adalah alat komunikasi yang digunakan untuk menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana menciptakan nilai bagi organisasi. Mereka menunjukkan logis, langkah-demi-langkah strategis hubungan antara tujuan (ditampilkan sebagai oval pada peta) dalam bentuk sebab-akibat rantai. Secara umum, meningkatkan kinerja dalam sasaran ditemukan dalam perspektif Learning & Growth (baris bawah) memungkinkan organisasi untuk meningkatkan perspektif Proses Internal Tujuan (baris berikutnya atas), yang pada gilirannya memungkinkan organisasi untuk menciptakan hasil yang diharapkan dalam Nasabah dan Keuangan perspektif (puncak dua baris).
Mengapa Menerapkan Balanced Scorecard?

* Meningkatkan fokus pada strategi dan hasil
* Meningkatkan kinerja organisasi dengan mengukur apa yang penting
* Rata strategi organisasi dengan orang-orang yang melakukan pekerjaan dari hari ke hari
* Fokus pada faktor pendorong kinerja masa depan
* Meningkatkan komunikasi organisasi Visi dan Strategi
* Prioritaskan Proyek / Inisiatif

http://www.balancedscorecard.org/
Read more

Sunday, May 16, 2010

Menganalisis Itu Penting Tapi....


image

Di sebuah kebun ,tumbuh pohon anggur yang buahnya lebat dan manis.Seluruh warga desa mengagumi pohon tersebut.Ada seseorang pintar di desa itu,dia selalu menjelaskan kepada warga desa bahwa buah anggur itu tidak bisa di makan,sehingga waarga desa tidak ada satupun yang berani memakan buah anggur itu.

Suatu hari ada seorang petani melewati kebun itu dan melihat pohon anggur yang berbuah lebat,karena lapar petani itu lalu memakan buah anggur yang tersa nikmat sekali,pada saat itu lewat si orang pintar dan melihat petani sedang mamakan buah anggur itu dan berkata" Hei pak petani ,kenapa kamu memakan buah anggur itu? sayakan belum mempelajari asal-usul buah itu,apakah berbahaya atau tidak.Nanti kalau sakit baru tahu rasa! "
secara spontan petani itu menjawab " ini jelas-jelas anggur kelas terbaik.Kalau menunggu orang pintar seperti kamu meneliti,mengalasis mungkin anggurnya keburu busuk".Petani itu terus memakan anggur dengan lahap,tanpa menghiraukan si pintar yang termenung.

Si orang pintar itu sadar bahwa menganalisis itu penting,tetapi kesempatan hanya berbuah pada orang yang berani mencoba dengan melakukan tindakan.

Read more

Saturday, April 24, 2010

Cegah Varises, Hindari Memakai Celana Ketat

Memakai celana panjang ketat dan baju ketat memang digemari. Namun, sebaiknya penggunaannya dibatasi, sebab mengenakan pakaian ketat akan meningkatkan risiko varises. “Penggunaan baju dan celana ketat menghambat aliran darah betis naik ke arah jantung. Dalam jangka panjang, meningkatkan risiko varises,” kata dr I Putu Alit Pawana SpKFR.
Risiko yang sama terjadi bila seseorang duduk dengan posisi kaki ditumpangkan kaki satunya. Duduk terlalu lama dengan posisi tersebut akan membuat kaki kesemutan. Lama-kelamaan berisiko varises. “Kesemutan merupakan tanda awal adanya hambatan aliran darah,” tambah spesialis kedokteran fisik rehabilitasi dari RS Mitra Keluarga Waru itu.
Untuk menghindari varises, Alit menyarankan olahraga ringan. Tujuannya, meningkatkan sirkulasi darah kaki, menguatkan oto betis, dan memperbaiki tonus otot betis. Jenisnya, antara lain, jalan kaki, bersepeda, lari, serta berenang. Ada pula gerakan-gerakan ringan yang bisa dilakukan tiap hari. Salah satunya, posisi kaki seperti naik undakan. Namun, hanya ujung jari yang menempel di undakan berikutnya. Pangkal telapak kaki berada di lantai. Lakukan gerakan tersebut 20-40 kali.
Cara lainnya, tidur telentang. Kemudian, posisi kedua kaki diangkat dan digerakkan seperti mengayuh sepeda. Gerakan lain, jalan sambil jinjit dan kebalikan dari jinjit. Jalan dengan tumpuan telapak kaki, sementara ujung jari diangkat ke atas. Alit menjelaskan gerakan tersebut dilakukan untuk memompa aliran darah sehinggal lancar naik ke atas tubuh.
“Lakukan gerakan tersebut sesering mungkin. Gerakan-gerakan tersebut mencegah sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya varises.
Meski tak memiliki kecenderungan varises, gerakan-gerakan tersebut boleh saja dilakukan. Sebab, kaki butuh latihan agar lebih kuat.


Read more

Tuesday, April 20, 2010

Kolaborasi Herbal dan Kemoterapi

Kolaborasi Herbal dan Kemoterapi

Banyak ahli bedah tumor beranggapan kombinasi terapi alami dengan terapi baku konvensional dalam memerangi kanker tidak memiliki peran sama sekali, bahkan berpotensi memengaruhi kinerja obat antikanker, buntutnya output yang memburuk.

Anggapan tersebut rasional terkait menjamurnya pengobatan alternatif berbasis herbal tanpa melalui uji klinis yang ilmiah. Maraknya produk herbal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan potensi terapinya dan efek samping yang ditimbulkan tidak berarti semua produk alami mubazir. Sesungguhnya banyak tanaman yang menyimpan potensi terapeutik yang luar biasa bila digali melalui penelitian ilmiah.

Sebut saja flavonoid—pemberi pigmen tumbuh-tumbuhan—yang terkandung luas dalam tumbuhan dan buah-buahan. Flavonoid juga protektor terhadap serangan mikroba dan serangga. Penyebaran flavonoid yang luas, varietas, serta toksisitas yang rendah menandakan kita dapat mengonsumsi flavonoid dalam jumlah besar tanpa khawatir berdampak buruk terhadap kesehatan.

Flavonoid memiliki peran besar dalam tubuh kita sebagai modifikator respons alami biologis. Banyak penelitian membuktikan peran flavonoid untuk memodifikasi reaksi tubuh pada penyakit. Flavonoid dapat menekan inflamasi (radang), mengontrol kadar gula darah, memperbaiki respons imun, melawan kanker, dan proteksi terhadap penyakit jantung.

Kadar dan tipe flavonoid bervariasi dalam tiap jenis tumbuhan. Kombinasi dan kuantitas flavonoid yang beragam dapat dimanfaatkan untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Dengan penelitian ilmiah, kita bisa memahami dan mendapat informasi mekanisme untuk memodifikasi sinyal seluler dan metabolisme, memahami dosis serta kombinasi terapi terbaik untuk pengobatan tertentu.

Inflamasi

Kanker merupakan penyakit inflamasi. Ketika tubuh memproduksi keradangan sebagai reaksi terhadap luka atau infeksi, akan diproduksi substrat yang juga dapat memengaruhi tumbuhnya kanker.

Bila terjadi radang kronis seperti ulkus yang disebabkan bakteri dalam perut, konsekuensinya tidak hanya memicu terjadinya kanker, tetapi sekaligus memicu pertumbuhannya.

Flavonoid berperan dalam memerangi kanker sebagai: antiinflamasi (antiradang), antikanker, dengan merangsang apoptosis (program kematian sel), antimetastasis (antipenyebaran kanker), antiangiogenesis (antipertumbuhan pembuluh darah baru), meningkatkan kerja kemoterapi, dan menurunkan toksisitas kemoterapi

Dengan kemoterapi, angka kesembuhan kanker solid (padat) seperti kanker payudara, ovarium, ginjal, prostat, tulang, dan otak pada orang dewasa 2,3 persen. Rendahnya angka itu memicu resistensi terhadap obat-obat kemoterapi (multi-drug resistance). Membran transpor protein ABCG2/BCRP1 menurunkan konsentrasi kemoterapi intraseluler seperti ironotecan dan doxorubicin.

Protein ABCG2 ditemukan dalam jumlah besar dalam stem sel kanker. Protein itu memicu sel kanker stem sel untuk memulai pertumbuhan tumor pascakemoterapi. Substrat yang menghambat ABCG2 meningkatkan kemosensitivitas sel kanker stem sel terhadap kemoterapi serta memperbaiki respons.

Berbagai jenis flavonoid menghambat ABCG2. Kolaborasi ragam flavonoid seperti apigenin, luteolin, quercetin, genistein, dan kaempferol menghambat pertumbuhan sel kanker pada kanker ovarium pada suatu studi in vitro (angka kesembuhan 80 persen). Flavonoid berpotensi menghambat VEGF (Vascular Endothelial Growth Factor)—faktor pemicu angiogenesis (tumbuhnya pembuluh darah baru pada kanker). Teh hijau berpotensi menghambat MMP2 (Matrix Metalloprotein 2) dan MMP9 (Matrix Metalloprotein 9).

Untuk memperoleh capaian terapi lebih baik, kombinasi flavonoid, ekstrak murni teh hijau, dan kemoterapi menjadi pilihan yang dapat dicoba. Kombinasi terapi alami dan kemoterapi memberikan hasil lebih baik karena bekerja di jalur yang berbeda sehingga dapat membunuh sekaligus tak memberi peluang tumbuh kembalinya sel kanker.

Kemoterapi dapat membunuh sel kanker, tetapi tidak berdaya terhadap terjadinya kekebalan terhadap obat, juga tidak berpotensi mencegah penyebaran kanker ke organ lain, termasuk pertumbuhan pembuluh darah baru sebagai pemasok makanan bagi pertumbuhan sel kanker.

Untuk mendongkrak angka kesembuhan, pilihan terapi sebisanya berbasis pada pengobatan yang menekan pertumbuhan pembuluh darah baru (angiogenesis), mitosis (pembelahan sel), dan penyebaran ke organ lain (metastasis).

OSSYRIS ABU BAKAR Bekerja sama dengan Resort to Health Medical Clinic Perth

Read more

Wednesday, April 14, 2010

Manajemen Waktu

Suatu hari, seorang ahli ‘Manajemen Waktu’ berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai lustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.

Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja.

Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples. Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya: “Apakah toples ini sudah penuh?”

Semua siswanya serentak menjawab, “Sudah!” Kemudian dia berkata, “Benarkah?”
Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan
kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya,
sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu.

Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi: “Apakah toples ini sudah penuh?”

Kali ini para siswanya hanya tertegun,”Mungkin belum!”, salah satu dari siswanya menjawab.
“Bagus!” jawabnya.

Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.

Sekali lagi dia bertanya, “Apakah toples ini sudah penuh?”

“Belum!” serentak para siswanya menjawab.

Sekali lagi dia berkata, “Bagus!”

Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya: “Apakah maksud dari ilustrasi ini?”

Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, “Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!”

“Bukan!”, jawab si ahli, “Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini
mengajarkan kita bahwa :
JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN
PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.

“Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu”.

Selamat mengisi hidup..!!!
Sumber : http://artikel-motivasi.blogspot.com/

Read more

Langsing Sehat dengan Kebiasaan Satu Menit

VIVAnews - Ada beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk membakar kalori dalam tubuh. Tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di pusat kebugaran atau diet ketat.

Cara berikut bisa dilakukan dalam waktu sekitar satu menit. Kuncinya, lakukan sesering mungkin.

1. Berjalan sambil berbicara

Jika Anda termasuk "miss ring-ring", jangan hanya berbicara di telepon sambil duduk. Cobalah untuk sambil berjalan atau melakukan aktivitas lainnya. Misalnya, membersihkannya meja (membakar 85 kalori) atau menyiram tanaman (membakar 102 kalori). Akan lebih baik lagi jika Anda melakukannya lebih dari satu menit, karena kalori yang terbakar pun makin banyak.

2. Minum teh hijau sebelum berjalan

Sebelum berjalan ke tempat makan siang atau "window shopping" di mall, minumlah segelas teh hijau hangat. Kandungan kafein alaminya membebaskan asam lemak, sehingga lebih mudah terbakar. Kandunga polifenolnya akan meningkatkan jumlah pembakaran kalori. Jadi, sebelum berjalan-jalan, pastikan Anda minum teh hijau terlebih dahulu.

3. Bawa makan siang

Makan di restoran bisa membuat Anda makan lebih banyak dan asupan kalori lebih dari 300 kalori. Sebaiknya bawa makanan dari rumah atau jika ke restoran atau tempat makan, bungkus dan makan di rumah untuk menghindari "lapar mata".

4. Ganti mentega

Untuk olesan roti, ganti mentega dengan minyak zaitun. Selain lebih sehat, minyak zaitun membuat Anda makan lebih sedikit. Kalorinya rata-rata lebih sedikit 52 kalori dibandingkan menggunakan mentega.

5. Pilih menu ikan

Jika Anda memang ingin makan di restoran atau tempat makan lain, jadikan menu ikan sebagai pilihan utama. Kandungan omega 3 pada ikan, membantu meningkatkan proses pembakaran lemak melalui metabolisme. Pilih olahan ikan yang dibuat sup atau dibakar, sebaiknya hindari ikan yang diolah "deep fried".

Read more

Monday, April 12, 2010

Pengguna Web Indonesia Doyan Pakai Firefox

Dalam survey yang dilakukan Maret lalu, sebanyak 72 persen pengunjung memakai Firefox.
SENIN, 12 APRIL 2010, 14:48 WIB
Muhammad Firman
Mozilla Firefox vs Microsoft Internet Explorer (xcode.or.id)

VIVAnews - Firefox atau si Rubah Api adalah salah satu web browser yang paling populer saat ini. Tampilannya yang sederhana, namun punya berbagai fitur, plugin, dan themes yang lengkap yang tidak disediakan browser lain menjadi alasan utama mengapa pengguna lebih memilih Firefox untuk berselancar di dunia maya.

Pada tahun 2007, Firefox mulai mengalami peningkatan yang fantastis. Diprediksikan, di tahun-tahun berikutnya, browser ini akan menguasai market share web browser dunia.

Prediksi itu tidak meleset. Ini terlihat dengan jelas dari berbagai parameter dan statistik monitoring website yang bisa di-install sebagai plugin pada website atau blog. Umumnya disebutkan bahwa Internet Explorer menguasai pangsa pasar browser dunia dengan 60 persen, sedangkan Firefox di peringkat kedua dengan 30-an persen. Browser lainnya hanya menguasai sekitar 10 persen saja.

Akan tetapi, dari sebuah survey sederhana yang dilakukan oleh komunitas Yogyafree XCode, komunitas white hacker berbasis di Yogyakarta, sepanjang bulan Maret 2010, terungkap bahwa sekitar 79 persen pengguna asal Indonesia memakai Mozilla Firefox. Adapun pengguna yang berkunjung dengan Internet Explorer hanya 9 persen saja.

“Dari total 8.179 pengunjung dalam bulan Maret 2010, pengunjung yang mengunakan Firefox sebanyak 72 persen dan 9 persen mengunakan MS Internet Explorer,” kata Nathan Gusti Ryan, Moderator milis Yogyafree XCode pada VIVAnews lewat email.

“Di posisi berikutnya adalah Google Chrome sebanyak 5%, AppleWebKit sebanyak 5 persen, Opera sebanyak 6 persen, dan browser lain-lain sebanyak 3 persen,” kata Nathan. “Pada monitoring harian, pengunjung yang mengunakan Firefox ini stabil pada angka 71 sampai 73 persen,” ucapnya.

Nathan menyebutkan, pemilik blog atau website bisa melakukan monitoring pengunjung situs mereka dengan Plugin Counter per Day untuk CMS Wordpress, Plugin StatistiX atau StatCounter untuk CMS Joomla atau plugin semacamnya untuk CMS yang lain.

• VIVAnews
Read more
 

Rizky Cici Design by timeline © 2010